Tuesday, January 4, 2011

Cinta Bukan Tumbuh Dari Hati, Melainkan Otak

Peneliti dari Syracuse University, Profesor Stephanie Ortigue, menemukan, ada 12 area di otak yang bekerja saat seseorang jatuh cinta. Kedua belas area itu menghasilkan bahan kimia, seperti dopamine, oxytocin, adrenalin, dan vasopression, yang berujung pada euforia. Rasa cinta juga memengaruhi fungsi psikologis, metafora, dan penilaian fisik.


Jadi, cinta itu berasal dari hati atau

Inilah Sebab Wanita Lebih Panjang Umur Daripada Pria

Kenapa wanita memiliki usia rata-rata yang lebih panjang dibandingkan pria? Hasil kajian terbaru menunjukkan, wanita dapat hidup bertahan lebih lama karena sel-sel tubuh mereka lebih baik ketimbang pria dalam hal memperbaiki diri.


Dalam laporan yang diterbitkan Scientific American pada November ini, Professor Tom Kirkwood dari Newcastle University, Inggris, menyatakan, tubuh

Mengungkap Misteri Punahnya Dinosaurus

Sebuah asteroid besar yang jatuh ke bumi menjadi penyebab utama kematian dinosaurus. Pernyataan itu diungkapkan para ilmuwan dalam sebuah panel yang diikuti 41 pakar dari seluruh dunia. Dalam pertemuan itu disepakati bahwa terjadi kepunahan massal lebih dari setengah dari semua spesies di planet ini, termasuk dinosaurus dan beberapa reptil laut besar.




Mereka menyimpulkan dampak yang terjadi

Seorang Anak yang Sukses Membungkam Dunia

Cerita ini berbicara mengenai seorang anak yangg bernama Severn Suzuki, seorang anak yg pada usia 9 tahun telah mendirikan Enviromental Children's Organization ( ECO ).
ECO sendiri adalah sebuah kelompok kecil anak yg mendedikasikan diri untuk belajar dan mengajarkan pada anak" lain mengenai masalah lingkungan dan mereka pun diundang menghadiri Konfrensi Lingkungan hidup PBB, dimana pada

Bull Frog, Katak Predator Raksasa Dari Benua Afrika

Seekor tikus menemui ajal ketika melintasi jalur keserakahan Bull Frog Afrika. Hewan raksasa berbintik hijau ini memiliki kebiasaan memangsa hewan besar, bahkan hewan pengerat sekalipun juga menjadi sasarannya.


Karnivora ampibi ini memiliki temperamen agresif, dapat melompat hingga 12 kaki dan memiliki gigi seperti proyeksi yang disebut odontoids, yang dikatakan seperti pecahan kaca ketika

Anticipation

It is midnight and I am hungry.. I can't wait for the day and hopefully a 'new addition' to my already crowded rooom :)

Hitler mati di Indonesia?

Kematian Adolf Hitler mempunyai banyak versi. Diantaranya ialah kematian diktator Jerman, Adolf Hitler telah didakwa berlaku di Indonesia. Cerita ini pernah diberitakan oleh Dr Sosrohusodo, yang pernah bertugas di Kapal Hope di Sumbawa Besar. Beliau yang juga merupakan doktor lulusan Universiti Indonesia itu menulis artikel di Harian Pikiran Rakyat pada tahun 1983.

Pada tahun 1994, artikel dengan tajuk Adolf Hitler Mati di Indonesia? muncul lagi sekali lagi. Penulisnya adalah Enton Supriyatna, iaitu bekas wartawan Pikiran Rakyat, yang ketika ini menjadi Pengarah Urusan Galamedia.

Kepada VIVAnews, Enton menceritakan wawancaranya dengan Dr Sosrohusodo 16 tahun lalu di Jalan Setiabudi, Bandung. Artikelnya lalu dimuat pada 24 Februari 1994
“Saat itu ada telepon beliau ke Pikiran Rakyat, mengundang wartawan ke rumahnya. Ketika saya temui Pak Sosrohusodo sudah tua,” kata Enton Kamis 25 Februari 2010 malam.
Kepadanya (Enton), Dr Sosrohusodo menunjukan beberapa gambar Dr Poch dalam berbagai gaya.
“Perwatakannya  tinggi, sekilas memang mirip-mirip Hitler, dari bentuk anatomi dan kepala,” kata dia.
Enton mengaku ditunjukkan gambar Dr Poch sedang melakukan aktiviti amal bersama seorang wanita kulit putih yang mirip seakan Eva Braun, iateri Adolf Hitler. Selain itu, ada juga gambar Dr Poch bersama isterinya, perempuan Sunda berinisial ‘S’ yang terakhir diketahui menetap di Babakan Ciamis.
“Foto terakhir ini saya berikan pada teman saya di Ciamis untuk ditelusuri. Tapi sayang, foto itu tidak balik dan teman saya sulit dihubungi,” kata dia.
Enton juga mengakui ada menyimpan beberapa gambar Dr Poch, termasuk gambar tulisan steno Poch yang menurut penelusuran Sosrohusodo diguna semasa Adolf Hitler berkuasa. Salinan gambar itu ketika ini menjadi dokumentasi Pikiran Rakyat.
"Mudah-mudahan masih tersimpan. Saya ingat saat dimuat di Pikiran Rakyat, di artikel tidak ada foto, karena dimuat di halaman opini,” tambah dia.
Sosro juga menceritakan apa yang beliau tahu mengenai Dr Poch, termasuk mengapakah Sosro menrasakan doktor tua Jerman itu adalah Adolf Hitler. Salah satunya adalah ciri-ciri fizikal Dr Poch yang mirip dengan apa yang dinyatakan oleh pelbagai sumber mengenai Adolf Hitler.
“Apalagi, dari cara dia berjalan, memang ada petunjuk dia memang Hitler,” kata Enton.
Sosrohusodo juga menluahkan rasa gelisahnya pada Enton.
“Ramai yang  menganggap beliau gila, aneh, mengapa dia bersikap begitu,” Enton menjelaskan, “Sosro merasa gelisah, ini sesuatu yang menurut dia harus diungkapkan. Bahawa ada petunjuk Hitler, seorang besar dan berpengaruh, tetapi telah mati secara misteri. Dia merasa memiliki beban tapi dia tak mampu untuk mengungkap perkara tersebut sendirian,” tambah dia.
Sepanjang pengetahuan Enton, Sosrohusodo tidak ada niat sama sekali untuk mencari keuntungan atau ingin mencari publisiti.
“Orangnya sederhana, tidak mudah marah. Kalau niatnya mencari keuntungan buktinya sehingga akhir ahayat Sosro, dia tidak mendapat apa-apa, termasuk wang,” Menurut Enton lagi, "Sosrohusodo sudah meninggal dunia. “Kepada saya dia pernah nitip, kalau bisa ini diungkap,” tambah Enton.
Buku berkenaan kematian Adolf Hitler di Indonesia telah berada di pasaran di Republik Islam itu. Dengan tajuk 'Hitler Mati di Indonesia: Rahasia yang terkuak', buku tersebut ditulis oleh Ir KGPH Soeryo Goeritno, Msc. dan diterbitkan oleh Titik Media Publisher 2010. Buku ini setebal 119 halaman.
Jika anda pernah menonton dokumentari di saluran History Channel berkaitan kaitan CIA dan tentera NAZI, pastinya kematian Adolf Hitler di Indonesia ini tiada mustahilnya. Dalam dokumentari kontroversi itu, diberitakan bahawa selepas kejatuhan tentera NAZI, beberapa pegawai-pegawai penting NAZI telah dibawa masuk secara rahsia oleh CIA ke Amerika Syarikat samaada untuk berkhidmat sebagai perisik mahupun sebagai jurutera ketenteraan Amerika Syarikat.

Anda pernah mendengar kejayaan Amerika Syarikat menghantar Niel Amstrong ke bulan untuk diiktiraf sebagai manusia pertama ke bulan. Namun, tahukah anda siapakah yang bertanggungjawap mencipta roket yang telah berjaya membawa keturunan Adam untuk sampai kebulan? Seorang jurutera NAZI yang sebenarnya telah mereka cipta roket tersebut.

Bagaimanapun, kematian Hitler sebenarnya mempunyai banyak versi. Antaranya di Argentina. Sehingga sekarang tidak dapat dipastikan fakta sebenar tentang kematian The Fuhrer itu. Namun, apa yang dapat dipastikan ialah Holocaust yang amat dilindungi oleh Israel dan Eropah hinggakan sesiapa yang menafikannya akan dipenjarakan malah dibunuh itu sebenarnya adalah satu penipuan terancang Yahudi Khazars-Rothschild.[klik di sini] Ia dilakukan semata-mata untuk dijadikan alasan oleh pihak Israel bagi menghalalkan pembunuhan jutaan rakyat Palestin dalam rancangan Dajjal memerintah dunia menerusi Palestin.

Seperti kenyataan Sheikh Imran N. Hosein :
Nabi Muhammad SAW telah mengingatkan kita tentang perlepasan Dajjal  sewaktu hayat baginda. Baginda meneruskan dengan berkata apabila Dajjal dibebaskan ke dunia ini, dia akan hidup di muka bumi ini selama 40 hari. Satu hari seperti setahun, satu hari seperti sebulan, satu hari seperti semunggu dan hari-hari seterusnya seperti hari-hari kita.
Analisis yang terkandung di dalam buku ini memberi hujah bahawa, apabila Dajjal berada pada hari yang seperti setahun, British merupakan tanah jajahannya. Dan apabila Dajjal berada pada hari yang seperti sebulan, Amerika Syarikat menjadi tanah pemerintahannya. Dan akhirnya apabila Dajjal berada pada hari yang seperti seminggu, dia pergi balik semula ke tanah suci Israel.
Tidak mustahil jika Adolf Hitler telah melarikan diri ke Indonesia dan telah bermastautin di Nusantara ini sekitar 1960-an dahulu. Ia mungkin dilakukan bagi mengelakkan dirinya daripada menjadi tumpuan dunia. Cuba tanya diri anda, percayakah anda jika seorang diktator terhebat di dunia itu menetap di Indonesia untuk menjauhkan diri daripada perhatian media Barat. Harus diingat bahawa Hitler hanyalah boneka kepada 'The Hidden Hand' dalam landasan mereka (Yahudi) untuk mencipta alasan penubuhan negara Palestin. [baca Siapakah Di Belakang Hitler , Adolf Hitler Berbangsa Yahudi]

Bersambung...

Gambar Belangkas